Gagasan pendirian organisasi Pergerakan Milenial Minang di inisiasi oleh mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang yang juga merupakan aktifis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yaitu Fikri Haldi dan mengajak 2 kawannya yang juga Mahasiswa UIN dan sama-sama menjabat di kepengurusan HMI Cabang Padang 2 Mahasiswa tersebut bernama Randa Afrizal Sandra dan Al Maized Putra, Salah satu faktor mereka mendirikan sebuah Organisasi yang di isi oleh kaula muda Minang tersebut, berangkat dari keresahan mereka melihat minimnya perhatian dan control sosial dari organisasi mahasiswa dan pemuda mengomentari isu-isu persoalan di daerah Sumatra Barat.


Mereka melihat Organisasi mahasiswa dan pemuda yang ada di Sumatera Barat lebih tertarik dan aktif mengomentari isu-isu dan fenomena politik nasional, bahkan cendrung kritis terhadap isu nasional, mereka menilai isu-isu nasional identik akan kentalnya kepentingan politis praktis yang bergerak disana pada saat itu, hampir tidak ada gerakan-gerakan mahasiswa atau pemuda yang berpartisipasi aktif untuk turun kejalan melakukan kritik dan kontrol sosial mengkritisi isu-isu lokal yang ada di Sumatera Barat, tetapi jika isu-isu nasional hal tersebut berbanding terbalik, berbagai elemen mahasiswa bisa turun ratusan bahkan ribuan turun kejalan dan bergerak aktif menanggapi isu-isu nasional.


Atas dasar tersebut 3 Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang itu mendirikan sebuah organisasi yang di isi kaula muda Minang, diharapkan mampu aktif serta kritis bergerak mengomentari isu-isu daerah di Sumatra Barat Sebagai pengawasan Pemerintah dan kebijakan pelayanan publik, dan Menjadi Wadah Berhimpun Mahasiswa dan Pemuda Indonesia yang ber etnis Minang siap menjaga kedaulatan NKRI terkhususnya dari Pengaruh Negative Perkembangan Teknologi Informasi di Era Globalisasi yang marak saat ini isu-isu provokasi di media sosial yang mengancam kebhinekaan.


Serta menjadi sebuah wadah Generasi Muda Minangkabau mampu menyesuaikan diri terhadap tantangan zaman yang berkemajuan, serta berfikran kritis sebagai Calon Pemimpin Bangsa yang unggul dalam Ilmu Pengetahuan & Teknologi, dan memiliki Ketaatan kepada Allah SWT siap untuk menjadi Garda terdepan menjaga persatuan dan kesatuan negara republik Indonesia.


Fikri Haldi juga mengajak berbagai elemen mahasiswa untuk sama-sama mendirikan Organisasi Pergerakan Milenial Minang (PMM) diantaranya para junior nya di Fakultas Syari'ah UIN Imam Bonjol Padang dan para pentolan Aktivis Mahasiswa Daerah  yang selingkup Sumatera Barat yang ada di kota Padang, Aktivis kampus hingga berbagai anggota dari elemen Organisasi Cipayung Plus kota Padang.


Bertepatan pada tanggal 02 Desember 2019 Pergerakan Milenial Minang (PMM) di deklarasikan di Fave Hotel Kota Padang, deklarasi tersebut di isi dengan sebuah diskusi dengan tema "Membangkitkan Khittah Perjuangan Pemuda Minang untuk Indonesia"


Berdirinya Pergerakan Milenial Minang (PMM) diharapkan menjadi representasi wadah para mahasiswa/pemuda untuk bertukar ide dan fungsi serta peran strategis bagi kemajuan Indonesia, khususnya bagi kalangan generasi milenial minangkabau.